🐉 Peran Pemuda Di Era Digital
Maka pemuda memang harus memiliki pondasi yang kuat untuk menghadapi era digital. Hadist dan al-Quran memanglah sebagai pedoman hidup bagi kita umat islam. Dan era digital adalah bagian dari pemuda itu tumbuh," ujarnya. Tak bisa dipungkiri, lanjutnya, beberapa aktivitas yang kita lakukan memang tidak lepas dengan namanya media. Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Kemenpora RI menggelar pelatihan peningkatan karakter pemuda dalam era digital tahun 2021 di Makassar, Sulawesi Selatan. Melalui kegiatan ini, diharap pemuda dapat memiliki keterampilan digital sebagai agen perubahan. Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Kemenpora RI menggelar pelatihan peningkatan karakter pemuda dalam era digital tahun 2021 di Makassar, Sulawesi Selatan. Melalui kegiatan ini, diharap pemuda dapat memiliki keterampilan digital sebagai agen perubahan. fotoputra/ Jakarta Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Kemenpora RI menggelar pelatihan peningkatan karakter pemuda dalam era digital tahun 2021 di Makassar, Sulawesi Selatan. Melalui kegiatan ini, diharap pemuda dapat memiliki keterampilan digital sebagai agen perubahan. “Tujuan pelatihan ini yaitu membentuk pemuda yang memiliki keterampilan digital dan karakter yang baik sebagai agen perubahan, kekuatan moral dan sebagai kontrol sosial dalam segala aspek pembangunan kepemudaan,” kata Asdep Tenaga dan Peningkatan Sumber Daya Pemuda Kemenpora, Deswan, Jumat 1/10. Menurutnya, digitalisasi merupakan tantangan bagi pemuda untuk memanfaatkan teknologi digital dalam meningkatkan partisipasi dan peran aktif pemuda dalam membangun dirinya, masyarakat, bangsa, dan negara. Asdep Deswan menerangkan, Indonesia akan memasuki bonus demografi. Diperkirakan penduduk usia produktif akan mencapai tujuh puluh persen. Kemudian, pelayanan kepemudaan diarahkan untuk mendorong dan memfasilitasi agar pemuda berperan aktif sebagai agen perubahan. “Selain itu juga sebagai kekuatan moral dan kontrol sosial dalam segala aspek pembangunan nasional. Selanjutnya, guna mewujudkan pembangunan kepemudaan, maka penguatan karakter pemuda di era digital ini perlu dilaksanakan,” jelasnya. Sementara itu, Direktur Pemberdayaan Informatika Kementerian Kominfo, Boni Pudjianto yang hadir sebagai narasumber menyampaikan perihal literasi digital bagi pemuda. Ada tiga hal dalam pengembangan sumber daya manusia talenta digital yaitu level pendidikan, level kompetensi pekerjaan, dan tipe individual. “Nah, kunci keberhsilan ini yaitu kolaborasi dari kementerian/lembaga terkait melalu kebijakan relevan. Kemudian mitra komunitas yang menjadi pelaksana kegiatan, Lalu berkolaborasi dengan mitra lembaga riset dan perguruan tinggi, serta mitra lainnya,” terangnya. Terpisah, Kadispora Sulawesi Selatan, Andi Arwin Azis menyambut baik kegiatan pelatihan peningkatan karakter pemuda dalam era digital. Menurutnya, perlu adanya kerja sama pemerintah dengan lembaga kepemudaan dalam pemberdyaan dan pengembangan pemuda baik pada bentuk pendidikan, pelatihan, maupun pengkaderan. “Melalui kegiatan ini saya mengajak lembaga yang membidangi pemberdayaan pemuda untuk menyentuh masyarakat dalam hal ini pemuda lewat program atau kegiatan sesuai dengan tujuan pembangunan kepemudaan,” Andi Arwin. “Diera digital, peran pemuda untuk memberikan inovasi dibidang teknologi sangat penting. Seiring dengan perubahan zaman yang bergerak kearah yang lebih canggih, semakin banyak pula inovasi yang terjadi. Manusia harus terus bergerak dalam proses digitalisasi. Pelatihan ini dapat melahirkan talenta muda melalui kreativitas dan inovasi yang dilakukan dengan memanfaatkan hobi dan bakatnya secara optimal, berkapasitas, dan berdaya saing,” dia menambahkan.jef Biladihubungkan dengan pemuda maka Al-Qur'an memberikan jawabannya bahwa pemuda adalah Sebagai penyambung generasi kaum beriman (QS.52:21, 25:74). Jika digarisbawahi, pemuda adalah penerus. Yang artinya akan menggantikan dan memimpin dengan cara yang berbeda. kontribusi pemuda milenial, khususnya di Era 4.0 untuk pembangunan bangsa tidak Cilacap – Ketika menyampaikan pesan pada peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-93, 28 Oktober 2021, Presiden Joko Widodo mewanti-wanti peran posisi pemuda era digital yang menjadi bonus demografi Indonesia, karena populasinya yang dominan.”Kini, di era digital, pemuda kembali berperan sentral, karena kekuatan sekelompok pemuda pemberani yang berani melawan risiko untuk meraih dan merebut beragam peluang dengan berinovasi dalam menemukan beragam cara baru untuk merebut peluang besar dan makin tak terbatas di ruang digital,” pesan Jokowi sebagaimana dikutip Nyarwi Ahmad, direktur eksekutif Indonesia Presidential Studies, saat menjadi pembicara webinar literasi digital yang digelar Kementerian Komunikasi dan Informatika Kominfo untuk warga Kabupaten Cilacap, 10 November 2021 – yang diikuti 400-an dua peluang karakter yang bisa diraih di ruang digital saat ini, kata Soleh Baedowi, guru Pendidikan Agama Islam SDN Jatinegara 1, Kab Tegal, pembicara lain. Karakter positif dan manfaat, akhlaqul karimah dan akhlaqul syaiah. Yang buruk dan memunculkan mudharat. Yang buruk mesti kita hindari, tak perlu di-sharing. Cukup distop di jemari kita.”Tapi, tangkap dan kembangkan wawasan dan peluang positif yang menjadi tantangan kita, pemuda dan generasi produktif, atau disebut milenial dan generasi Z yang mesti terus dikembangkan untuk menjadi modal mengentas kemiskinan dan bersaing dalam kompetisi global, sebagaimana pesan Presiden di awal pembukaan webinar,” saran topik menarik ”Pentingnya Pendidikan Karakter di Era Digital”, Presiden Jokowi memang menyampaikan keynote speech, dilanjut pesan dari Kepala Kanwil Kemenag, Mustain Ahmad. Selain Nyarwi dan Soleh, webinar yang dipandu moderator Anneke Liu tersebut juga menghadirkan dua pembicara lain. Yakni, Nusran Joher, anggota Komisi Kajian Ketatanegaraan MPR RI; dan Muawwin, penulis dan co-founder Akademi Virtual Media. Ikut bergabung Putri Juniawan, presenter TV, yang tampil sebagai key opinion Joher mengatakan, begitu banyak contoh kisah sukses yang bisa dijadikan model untuk ditiru para pemuda yang cerdas dan kreatif, mengambil manfaat ruang digital untuk terbebas dari kemiskinan dan bangkit meraih peluang untuk maju dan mampu bersaing di dunia membagi cerita. Sebelumnya, tak ada yang mengenal Ali Ba Ta, saat ia hidup sengsara sebagai supir truk di Tangerang. Tapi berkat kejeliannya memainkan gitar dan merekamnya dengan handphone murahan dan memposting di akun Youtube yang ia pelajari saat rehat, namanya jadi popular dan dikenal oleh musisi gitaris dunia. Citranya positif, subscribernya jutaan, dan konon ia raup duit hingga Rp 8,8 miliar. Ia berhasil mengentaskan keluarganya dari kemiskinan, juga bisa bersaing dengan musisi kelas dunia. Kini, nama Ali Ba Ta sebagai musisi sudah kaliber juga kisah Atta Halilintar, lanjut Nusran. Hadir dari keluarga broken home dan banyak anak, tapi kecerdasan Atta membuat konten Youtube yang menarik bersama keluarga besarnya disuka netizen. Hal itu membuatnya meraup puluhan miliar per tahun dan membalik kehidupan Atta sebagai Youtuber kaya yang kini diperhitungkan sebagai 5 Youtuber terkaya Nusran, Ali Ba Ta dan Atta bisa menjadi inspirasi positif. Kita mengambil semangat dan kreativitas mereka, mengambil peluang yang bisa disulap jadi tontonan, dan menjadi sarana berburu dolar dari konten-konten positif mereka. ”Meniru, memodifikasi, dan membuat dengan konsep lain yang berbeda bakal jadi peluang bagi adik-adik peserta webinar. Agar lebih maju, dan tentu selalu berusaha menjaga karakter keindonesiaan kita yang justru bisa juga dijual ke komunitas dunia. Kita sangat kaya dengan ragam budaya, yang bisa dipoles sesuai selera zaman menjadi konten menarik untuk di-go digital-kan,” papar dari sesuatu di sekitar kita dengan memaksimalkan kemampuan yang ada. Nyarwi Ahmad mengatakan, siswa bisa kreatif membikin konten pelajaran dengan visual yang makin menarik, baik video atau foto yang eksotik. Guru juga bisa membuat materi pelajaran, pelajaran apa saja, dengan konten yang fresh.”Sehingga, bisa ditonton bukan hanya oleh siswa satu sekolah kalau di-share di Youtube, tapi bisa dimanfaatkan oleh jutaan guru se-Indonesia, bahkan semua bisa mengakses link-nya. Dan kalau banyak yang subscribe, bisa di-monetize dan menjadi rejeki guru yang membuat konten Youtube tadi. Kini, ruang digital memudahkan dan mempercepat hal itu untuk diwujudkan,” pungkas Nyarwi Ahmad. * PentingnyaPeran Pemuda di Era Digital untuk Kemajuan Bangsa 1. Pemuda Sebagai Agen Pendidik Pendidikan sebagai fondasi untuk pembentukan karakter generasi muda. Dengan pendidikan, 2. Pemuda Sebagai Agen Perubahan Jumat 29 Oct 2021 1053 WIB Rep Havid Al Vizki/ Red Fian Firatmaja Jokowi Peran Pemuda Sangat Penting di Era Digital JAKARTA — Presiden Joko Widodo mengaku di era digital saat ini, pemuda mempunyai peran yang penting untuk Indonesia. Hal tersebut disampaikannya saat sambutan Hari Sumpah Pemuda ke-93. Jokowi mengatakan, pemuda adalah kekuatan terbesar dan juga bonus demografi bagi bangsa Indonesia. Menurutnya pemuda harus berani mengambil resiko dan merebut peluang yang ada. Selain itu, Ia menambahkan para pemuda juga harus bisa menemukan inovasi-inovasi terbaru. Serta dapat memimpin di era digital saat ini. Video Editor Fakhtar Khairon Lubis Cilacap- Ketika menyampaikan pesan pada peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-93, 28 Oktober 2021, Presiden Joko Widodo mewanti-wanti peran posisi pemuda era digital yang menjadi bonus demografi Indonesia, karena populasinya yang dominan. "Kini, di era digital, pemuda kembali berperan sentral, karena kekuatan sekelompok pemuda pemberani yang berani melawan risiko untuk meraih dan merebutKompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Seperti yang kita ketahui bahwa Indonesia adalah negara dengan kepadatan penduduknya. Pemuda di Indonesia yang banyak jumlahnya, tentu saja juga memiliki peranan penting bagi bangsa Indonesia yang sedang menata diri untuk menjadi bangsa yang lebih maju. Jika pemuda indonesia yang banyak ini dapat diberdayakan dengan maksimal, tentu saja itu dapat menjadi mata tombak indonesia untuk menuju bangsa yang lebih maju. Ditambah dengan adanya kecanggihan teknologi yang sudah menjadi konsumsi harian pemuda indonesia kini. Rasanya jarang kita temukan pemuda indonesia yang tidak dapat mengoprasikan sebuah perangkat dari itu rasanya sudah tidak perlu ditanyakan apa saja yang dapat di kontribusikan dari pemuda Indonesia untuk bangsa ini. Ini adalah beberapa hal yang mungkin dilakukan pemuda indonesia untuk bangsa ini di era digital seperti sekarang1. Menjadi pelopor mobilisasi massa yang bertujuan untuk kebaikan bangsaMobilisasi massa bukan hanya melulu tentang demo. Mobilisasi massa yang lain yang dapat dilakukan contohnya menjadi pelopor gerakan menjaga kelestarian lingkungan. Seperti yang diketahui bahwa Indonesia adalah negara yang kaya akan kekayaan alamnya. Namun, kini banyak hutan, pantai, pegunungan, laut indonesia yang sudah mulai rusak karena pengeksploitasian yang berlebihan demi mencapai kekayaan materi semata, tanpa memikir kan dampak panjangnya yang berpengaruh pada kelestarian alam Indonesia. Publikasi pergerakan massa tersebut kini dapat menggunakan aplikasi canggih yang telah ada, kita dapat menarik simpati masa menggunakan berbagai aplikasi tersebut. 2. Membantu sesama menggunakan perangkat digital Kita sudah dapat melihat contohnya, seperti ketika salah satu gadis di Jogja yang tidak dapat membiayai pendidikannya disalah satu Universitas ternama di negara ini. Banyak para simpatisan yang kemudian membuat sebuah kegiatan charity di internet untuk membantu meringankan beban gadis belia tersebut. dan hasilnya pun kini, gadis tersebut dapat kuliah menggunakan biaya dari para donatur yang Sebagai pengembang era digitalKekreatifan dari pada pemuda dapat di salurkan untuk menciptakan aplikasi dan perangkat yang dapat meringankan pekerjaan orang menggunakan aplikasi yang mudah diakses dan dioperasikan baik bagi anak mudanya sendiri ataupun berbagai golongan yang mungkin menggunakannya. Contohnya saja seperti yang kita ketahui salah satu aplikasi ojek digital, permaninan, maupun aplikasi pembelajaran yang diciptakan oleh anak Penyebar informasi bermanfaat Saya rasa untuk masalah ini tak perlu dipertanyaakan. Seperti contohnya, beberapa waktu yang lalu, ketika ditemukan sebuah kotak mencurigakan di daerah Ringroad utara Yogyakarta. Ternyata kotak tersebut adalah seperangkat bom rakitan. Anda yang warga sekitar Yogyakarta pasti mendapati berita agar sekiranya tidak melewati daerah tersebut untuk beberapa saat hingga sudah dinyatakan aman oleh gegana atau pihak yang generasi muda Indonesia di era digital, tentu saja kita dapat berperan penting bagi bangsa ini. Kita adalah generasi yang memiliki andil besar untuk Indonesia yang lebih maju di masa depan. Untuk itu, kita patut memperkaya diri dengan ilmu-ilmu yang berkembang dan menjadikan diri sekreatif mungkin untuk menggunakan segala fasilitas yang dimiliki untuk hal-hal yang berguna dan bermanfaat, tak hanya bagi diri sendiri namun, juga untuk masyarakat sekitar atau bahkan bangsa Indonesia. Lihat Lyfe Selengkapnya
Diera digital, penggunaan internet dan media sosial merupakan fenomena yang sudah menjadi kebiasaan bagi semua orang. Pemuda sebagai kelompok usia dengan angka tertinggi dalam menggunakan media sosial memiliki peran yang sangat penting untuk membantu pemerintah dalam menjaga dan mempromosikan perdamaian.Perananstrategis dalam era digital bagi pemuda adalah menjadi kontrol sosial masyarakat untuk mencegah berita palsu atau hoax yang terus berkembang dengan pesat di tengah masyarakat. Hoax menjadi sarana paling efektif untuk memecah belah bangsa, menciptakan fenomena disintegrasi, serta mendorong pemahaman palsu atas suatu informasi.